
Perubahan iklim yang terjadi akhir-akhir ini perlu kita cermati, mengingat cuaca yang memang kurang berasahabat menjadikan kita bertanya-tanya sebenarnya apa yang terjadi dengan alam ini.
Para ahli mengindikasikan perubahan iklim itu merupakan salah satu dari dampak pemanasan global(global warming), walaupun masih banyak lagi dampak pemanasan globak lainya yang masih mengancam kehidupan dunia. Perubahan itu tidak mungkin terjadi dengan sendirinya tanpa sebab yang jelas, yang pasti manusia berkontribusi banyak terhadap pemanasan global ini.
Sebelum kita bertindak lebih jauh dengan dengan mencari siap yang harus bertanggungjawab dengan mencari “kambing hitam” dan apa yang mestinya kita lakukakan, alangkah baiknya kalau kita introsepeksi diri, merenungkan bagaiman life style kita, adakah yang perlu untuk dirubah?.
Lihat saja gaya hidup orang-orang disekitar kita, banyak orang yang hidupnya tregantung dengan rokok, mulai dari anak-anak, remaja dan orang tuabahkan perempuan sekliapun sekarang sudah banyak yang merokok.
Disadari atau tidak mereka berkontribusi meningkatkan temperature, Data yang dihimpun dari IPCC(Intergovernmental Panel on Climate Change) menunjukan peningkatan temperature rata-rata ± 0.18 °C dalam seratus tahun terakhir. Nah, dari banyaknya penyebab pemanasan global salah satunya adalah penumpukan gas karbondioksida(CO2) di atmosfir.
Dari sekian karbondioksida salah satu produsenya adalah asap rokok, jika seandainya dalam suatu daerah ada 1000 perokok, sedangkan satu orang itu menghabiskan satu bungkus, maka berapa persen gas co2 yang akan menumpuk di atmosfir. Alhasil panas matahari yang masuk ke bumi tidak bisa keluar lagi, karena sinar matahari yang mestinya keluar dihalangi dan dipantulkan lagi ke bumi oleh kumpulan gas co2.
Tidak hanya itu saja banyaknya hutan yang gundul juga turut melepaskan secar langsung gas co2 ke atmosfir, padahal pepohonan, terutama yang muda dan cepat pertumbuhannya, menyerap karbondioksida yang sangat banyak, memecahnya melalui fotosintesis nantinya akan menghasilkan oksigen, dan menyimpan karbon dalam kayunya.
Nah, saya kira penting untuk diingat wahai para pecandu rokok, agar lebih memikirkan orang banyak dari pada kenikmatan pirbadinya. Sikap anda hari ini kana menentukan nasib orang banyak dimasa depan untuk kehidupan yang lebih baik.
Munaseh
Mahasiswa Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri(IAIN) Waliosngo Semarang.