Senin, 24 Oktober 2011

JEE Ajang Bangkitkan Pasar Export

Untuk ke 16 kalinya JEE (Jogja Export Expo) kembali digelar di JEC mulai Jumat kemarin hingga Selasa mendatang (21 -25/10). Kegiatan ini sebagai ajang untuk mempertemukan antara seller dan buyer, baik tingkat nasional atau pun internasional. Pameran kali ini diikuti sebanyak 117 peserta, yang semuanya merupakan asli produk Indonesia.

Dengan harapan produk yang digelarnya bias menarik simpati para buyer, sehingga bias meningkatkan jumlah ekpor. “Kami mencoba mempromosikan produk-produk 100 persen dalam negeri,” kata Ketua Panitia JEE 2011, Bagus Ardhi Baliantoro.


Pada pelaksanaan kali ini panitia mengambil tema “The Advanced Product For The Ultimate Market,” dengan harapan bias memberikan perkembangan positif terhadap produk-produk nusantara di kancah dunia. Minimal untuk memperluas pangsa pasar produk kerajinan baik sekala nasional dan internasional.

Yang berbeda dengan tahun ini, JEE juga dimeriahkan pula oleh All Graphic Expo, kegiatan ini merupakan pameran bisnis dan technology grafika. Beberapa perusahaan dan penyedia jasa bisnis dan teknololgy percetakan bakal hadir di sini, seperti, PT DPI, Alea Grafika, Dot’s Adv, Binterjet, Granindo Prima. Termasuk beberapa supplier kimia, tinta kertas dan suku cadang, mulai dari PT Lamitech, PT MIT, CV Multi Warna Grafika, Nagasaki, Penta Mapan dan Damarindo Bintang Millennia.


Padahal selama ini, All Graphic Expo diselenggarakan di Jakarta dan Surabaya, mengingat kota-kota tersebut sangat prospektif perkembangan dunia grafika. Dan kota gudeg sebagai sarana ekspansi pemasaran, karena dirasa sangat potensial pertumbuhan bisnis percetakan.


Tidak ketinggalan pula, Pesona Pangan Nusantara (PPN) juga turut hadir dalam pameran ini. Stan ini diisi berbagai makanan dari beberapa daerah dengan aneka jenis makanan. Diharapkan pelaksanaan PPN yang ke 6 kalinya ini digadang bakal meraih kesuksesan lebih dibanding tahun kemarin.


Lebih lanjut, bagus menjelaskan, dengan berbagai penawaran menarik yang diberikan selama pameran, bagus optimis bakal meraih konsumen yang lebih banyak. setidaknya, untuk memperkenalkan ke dunia terkait potensi produk dalam negeri.

Untuk meramaikan pameran, panitia menggelar beberapa lomba, seperti lomba desain kerajinan cindera mata “Bale Mangu Award”, demo produk, lomba penataan stand, door prize harian, juga grand prize.

Bahkan selama pameran juga tersedia penawaran khusus, dengan harga yang lebih murah dari harga pasar. Seperti hot sale furniture. “Kami optimis pelaksanaan kali ini bias mendulang kesuksesan seperti tahun sebelumnya,” imbuhnya.


Dirinya menargetkan selama 5 hari pelaksanaan pengunjung bias mencapai 15 ribu orang, dengan asumsi dalam sehari masuk sekitar 3000 orang. Sedangkan target transaksi sekitar senilai 2,75 miliyar. “Apalagi kami telah mengundang beberapa buyer dari mancanegara, seperti Jepang, Rusia, Thailan dan Perancis,” jelasnya.

Tidak ada komentar: