Senin, 24 Oktober 2011

Melirik Usaha Susu Sari Jagung Manis


Jagung manis, sesuai namanya rasa buah ini akan terasa manis, bahkan dibuat apa saja tetap manis, mau dibakar, direbus termasuk digoreng sekalipun. Apalagi kalau dibuat susu, tentu rasanya akan lebih manis dan kaya akan manfaat. Setidaknya seperti itulah gambaran awal pemikiran Endah Widya Prawesti dan Arya Dhanika ketika merumuskan susu sari jagung manis.

Gagasan awal membuat susu ini berangkat dari kesukaan dirinya terhadap jagung.
Bahkan ketika dirinya masih kecil sudah disuguhkan dengan makanan yang dari jagung, mulai dari jagung bakar, goreng, rebus termasuk emping jagung.

Dalam benaknya, rasa manis yang terdapat di jagung ini tidak hilang, mekipun barang tersebut sudah diproses dengan berbagai cara.
Berangkat dari situ, dirinya ingin membuat makanan yang terbuat dari jagung manis, tapi bernilai ekonomi lebih. Salah satunya dengan memproduksi susu sari jagung manis ini.

Berbekal pengetahuan yang di dapatdari internet, dirinya mencoba memproduksi susu ini. Terhitung sejak maret 2011 ini dirinya dengan dibantu sang kekasihnya, bereksperimen memproduksi dengan jumlah banyak.
Ketika itu, hasil produksinya hanya diedarkan kepada saudara, teman-teman juga tetangga-tetangga.

Tidak diduga ternyata respon dari masyarakat luar biasa, mereka tidak segan-segan untuk mengambil kembali susu-susu produksinya. “Awalnya dari coba-coba, eh malah banyak yang suka,” kata Endah.
Melihat banyaknya permintaan ini, dirinya terpikir untuk memproduksi secara masal.

Tidak berapa lama, Endah dengan Arya memberanikan diri mendirikan home industri susu sari jagung manis yang diberi nama “Arenda”. Nama tersebut diambil dari singkatan Arya dan Endah, selaku perintis juga owner.


Membuat susu ini pun tidaklah sulit, bahkan orang biasa pun bisa memproduksinya. Dan modal yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, temasuk peralatan yang digunakan untuk proses produksi. Bahan bakunya hanya jagung manis dan gula secukupnya, dan alatnya berupa saringan dan panci untuk merebus. “Pokoknya sangat simple banget,” terang Endah.


Saat ini, dalam sehari di rumah produksinya yang berada di Dusun Genten, Rt 08 Rw 28 Desa Catur Tunggal Depok, ini bisa menghasilkan 150 – 225 bungkus susu sari jagung manis. Dengan jumlah bahan baku sebanyak 10-15 kg jagung manis.

Jumlah tersebut tergolong menunurun, mengingat sebelumnya pernah mencapai angka 25 kg perhari. Terutama jika ada event-event tertentu, seperti lebaran kemarin.
Berdasarkan pengalaman, per kilo jagung bisa menghasilkan 15 bungkus untuk ukuran 170 mili.

Sedangkan harga yang ditawarkan perbungkusnya, mulai dari Rp 1000,- – Rp 1500,- Endah menjami, hasil produksinya bisa bertahan lama, jika di masukkan frezer bisa mencapai 3-5 hari, namun jika tidak didinginkan cukup bertahan 12 jam.


Untuk sementara, area pemasaran beredar di toko-toko sekitar sekolahan, kampus dan di pasar-pasar terdekat. “Segmen konsumen masih di kalangan pelajar dan mahasiswa, tidak tertutup kemungkinan nantinya akan kami perluas lagi,” tambah Endah.


Baginya, pasar susu sari jagung manis ini masih proepsktif untuk berkembang, mengingat belum ada kompetitor yang memproduksinya. Semenatara manfaat yang dihasilkan dari minuman ini berkasiat untuk kesehatan badan.

Bisa dikatakan, minuman ini kaya akan vitamin A, B, E dan mineral, sehingga sangat baik untuk kesehatan. Bahkan sangat cocok bagi mereka yang sedang mengikuti diet. “Kalau mereka yang diabetes juga bisa meminumnya, karena kami juga bisa memproduski susu ini tanpa gula,” terangnya.

Kendala yang sering dialami selama ini, ternyata banyak konsumen yang kurang tahu tentang susu sari jagung manis ini. Buktinya, warga kerap menanyakan kandungan bahan baku minuman ini. Bahkan sempat ada yang ragu-ragu.


Namun, kondisi itu justru menjadi tantangan tersendiri bagi endah untuk mengenalkan produknya ke publik. Terutma terkait manfaat yang didapatkan dari minuman ini. “Kami harus mengenalkan terlebih dahulu agar mereka paham manfaatnya,” tandas Endah.

Endah dengan dibantu tiga karyawan berharap usahanya ini bisa berkembang lagi, bahkan kalau bisa suatu saat nanti akan mendirikan perusahaan berbasisi susu dari jagung manis ini. Tentunya dengan diimbangi inovasi-inovasi produk minumannya.

Bahkan sekarang ini, dirinya tengah melakukan uji coba produk susu bubuk dari jagung manis ini. Inovasinya ini masih tahap experimen, dan masih membuthkan beberapa waktu lagi. “Kami akan terus melakukan pengembangan produksinya,” jelas Endah.

4 komentar:

Top Model mengatakan...

ada kontak ny?saya minat dgn sari jagung buatan anda.. bisa hub saya di no 08994505733 atau BB:73cbc21c.
thx.

fa_i mengatakan...

ASS...mb endah mau tanya? saya kan skrg sdh ngejalani bisnis susu jagung itu, tp msh kecil2an...mau tanya mb?cara memasak/memanaskan susu jagung tersebut gimana biar dapat susu yang bagus tidak cepat basi dan menggumpal..sudah berapa cara saya coba tp hasilnya kq masih nihil.mohon infonya mb endah,,suwun.

Unknown mengatakan...

Iya benar ap emg jagung itu menggumpal?

Unknown mengatakan...

Iya benar ap emg jagung itu menggumpal?